frankencloud scMendengar kata “Frankencloud” mungkin terasa sedikit familiar dengan tokoh fiksi “Frankenstein”. Lalu apa hubungannya dengan ERP berbasis cloud?

Frankenstein merupakan sebuah manusia yang diciptakan oleh manusia lain dari beberapa bagian terpisah yang disatukan. Hasilnya makhluk mengerikan dan buruk rupa. Pun demikian dengan ERP, ada beberapa produk ERP yang merupakan bagian-bagian terpisah kemudian dijadikan satu. Dimana letak persamaannya? hasil yang buruk dan merepotkan.

Berikut merupakan 3 keniscayaan bila anda memutuskan untuk menggunakan “Frankencloud” ERP :

Inefisiensi

Ketika sebuah perusahaan memutuskan untuk menggunakan “Frankencloud” ERP, berarti menduplikasi pemeliharaan dan pengoperasian, karena masing-masing modul punya database, tampilan, dan halaman login sendiri.

Masalah kompatibilitas

Sebuah masalah terjadi dan mengharuskan salah satu modul diperbarui. Yang akan terjadi pada “Frankencloud” ERP adalah modul lainnya yang tidak diperbarui akan menimbulkan ketidakcocokkan dengan modul yang diperbarui. Yang berarti akan memakan waktu lagi untuk memperbarui modul lain yang ikut bermasalah

Proses integrasi yang membuat sakit kepala

Karena “Frankencloud” ERP terdiri dari beberapa modul terpisah yang kemudian disatukan, belum tentu setiap modul bisa dengan mudah diintegrasikan. Pun demikian dengan tokoh panutan kita, yaitu “Frankenstein” yang begitu hidup menjadi makhluk aneh, menyeramkan, dan membuat sakit kepala.